Otonom Seluler Robotaksi

Tak Perlu Kurir Lagi? DoorDash Bermitra dengan Waymo, dan Robot-Robotnya Akan Mengantarkan Makanan Anda!

Sommaire

Belanja dan makanan dari restoran diantar oleh mobil tanpa sopir, segera hadir. DoorDash dan Waymo baru saja mengumumkan kemitraan yang akan merevolusi pengiriman ke rumah. Uji coba pertama sudah berlangsung di Phoenix, dan layanan ini bisa segera tersedia di seluruh Amerika Serikat.​

​

Cara Kerjanya Secara Konkret?

Sangat sederhana. Anda memesan lewat DoorDash seperti biasa, lalu alih-alih kurir manusia, robotaxi Waymo yang 100% otonom tiba di depan rumah Anda. Tidak ada sopir, dan tidak perlu memberi tip.​

Saat mobil tiba, Anda keluar dengan ponsel dan membuka bagasi langsung dari aplikasi DoorDash. Anda mengambil pesanan dan selesai. Kendaraan itu pergi sendiri.​

Sedikit kendala: berbeda dengan kurir yang membunyikan bel pintu, Anda harus turun ke trotoar untuk mengambil pesanan. Jika tinggal di lantai 5 tanpa lift, hal ini bisa sangat merepotkan.​

Di Mana dan Kapan?

Layanan dimulai di Phoenix, Arizona, kota uji coba Waymo sejak 2016. Area cakupannya seluas 800 km² (setara Paris beserta pinggiran kecilnya).​

Pada awalnya, hanya toko DashMart (minimarket milik DoorDash) yang akan dilayani robot. Setelah itu, layanan akan secara bertahap diperluas ke restoran dan pedagang lain sebelum akhir 2025.​

Bonus untuk anggota DashPass: hingga 31 Desember 2025, mereka mendapat potongan 10$ per bulan untuk satu perjalanan Waymo di Phoenix, San Francisco, dan Los Angeles.​

Mobil listrik Jaguar otonom milik Waymo yang dilengkapi sensor lidar dan sedang diisi daya di area persiapan operasi robotaxi 

Mengapa Ini Hal Besar?

Waymo Bukan Main-Main

Waymo (anak perusahaan Google) sudah menempuh lebih dari 100 juta kilometer dalam mode otonom dan menyelesaikan lebih dari 10 juta perjalanan. Robotaxi mereka sudah ada di mana-mana di San Francisco, Los Angeles, dan Phoenix.​

Kendaraan yang digunakan adalah Jaguar I-PACE yang 100% listrik dan penuh dengan sensor serta kamera. Teknologinya benar-benar serius.​

DoorDash Melihat Lebih Jauh

DoorDash tidak hanya bertumpu pada Waymo. Perusahaan ini juga mengembangkan Dot, robot pengiriman miliknya sendiri yang diperkenalkan pada September 2025. Robot mungil berwarna merah ini mampu melaju hingga 32 km/jam di jalan raya, jalur sepeda, dan trotoar.​

Strateginya: DoorDash telah menciptakan platform AI yang secara otomatis memilih moda pengiriman terbaik untuk setiap pesanan (kurir manusia, robot Dot, drone, atau Waymo). Misalnya, untuk perjalanan pendek sejauh 500 m, cukup robot. Jika lebih jauh, Waymo yang datang.​

Pertanyaan-Pertanyaan Sensitif

Lalu Nasib Para Kurir Bagaimana?

DoorDash menegaskan bahwa sebagian besar pengiriman tetap akan dilakukan oleh manusia. Robot terutama akan digunakan untuk perjalanan pendek dan berulang.​

Tapi mari jujur: jika layanan ini berjalan baik, para kurir memang punya alasan untuk khawatir dalam jangka panjang. Meski DoorDash membandingkannya dengan mesin ATM yang tidak menghabisi pekerjaan di bidang perbankan, tak ada yang benar-benar tertipu.​

Apakah Ini Menguntungkan?

Sebuah robotaxi Waymo berharga sekitar 75.000$ dan beratnya lebih dari 2 ton. Menggunakannya untuk mengantar pizza atau sebatang pasta gigi terasa agak berlebihan. Dari sinilah muncul ide Dot, robot kecil untuk pesanan-pesanan kecil.​

Apakah Orang Akan Menerimanya?

Tergantung. Sebagian akan menganggapnya keren dan senang tidak perlu memberi tip. Yang lain mungkin kesal harus turun ke jalan saat suhu -10°C hanya untuk mengambil burger mereka.​

Lalu ada faktor “vandalisme”. Robotaxi Waymo sudah pernah dirusak di beberapa kota. DoorDash telah merencanakan kamera di dalam Dot untuk mencegah penyusupan.​

Pasar Melonjak Pesat

Sektor pengiriman otonom sedang naik daun. Pasarnya diperkirakan naik dari 6,57 miliar dolar AS pada 2025 menjadi 44,56 miliar pada 2034. Sebuah studi lain bahkan memperkirakan 228 miliar pada 2035.​

Persaingannya sangat ketat: Uber Eats bekerja sama dengan Serve Robotics dan menguji drone, sementara Amazon juga mengembangkan teknologinya sendiri. Ini benar-benar perlombaan.

Le verdict

Kemitraan DoorDash x Waymo ini nyata. Bukan sekadar uji coba, melainkan peluncuran komersial sungguhan yang direncanakan paling lambat akhir 2025. Jika berhasil di Phoenix, bersiaplah melihat robot-robot ini segera hadir di kota-kota Amerika lainnya.​

Bagi Anda sebagai pelanggan : pengiriman yang berpotensi lebih cepat, tanpa tip, dan tersedia 24 jam sehari. Kekurangannya: Anda harus keluar rumah untuk mengambil pesanan.​

Masa depan pengiriman sedang berjalan.​

Ulasan Anda